Bagaimana Jika Pacar Anda Mengancam Menusuk Anda?

Dokumentasi: Pria Tak Berdaya Ditusuk Pacarnya di Sebuah Apartemen di Baitulmaqdis
Dokumentasi dari sebuah apartemen di Baitulmaqdis yang menunjukkan pisau yang digunakan dalam insiden kekerasan dalam rumah tangga
Dokumentasi dari sebuah apartemen di Baitulmaqdis yang menunjukkan pisau yang digunakan dalam insiden kekerasan dalam rumah tangga

Dokumentasi dari sebuah apartemen di Baitulmaqdis mengungkap momen-momen mengerikan ketika seorang pria diserang oleh pacarnya dalam insiden kekerasan dalam rumah tangga yang serius, yang berakhir dengan luka tusuk parah dan dakwaan berat.

Sekitar dua minggu lalu, polisi menerima laporan tentang insiden kekerasan serius di sebuah apartemen di Baitulmaqdis. Saat petugas dari Kantor Polisi Moriah di Distrik Baitulmaqdis tiba di lokasi, korban ditemukan di tangga gedung dengan beberapa luka tusuk di tubuhnya dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas yang memasuki apartemen menemukan pacar korban dan langsung menangkapnya. Di dalam apartemen ditemukan banyak bercak darah, dan di wastafel dapur terdapat dua pisau dapur besar berlumuran darah yang diduga digunakan dalam penusukan.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Baitulmaqdis – Bagaimana Pertengkaran Berujung Ancaman Pembunuhan?

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa selama pertengkaran, tersangka menyiram korban dengan sebotol bir. Setelah itu ia pergi ke dapur, mengambil pisau dapur berbilah panjang, mendekati korban dan mengancam: “Suatu hari kamu akan dibunuh.” Tak lama kemudian, ia menusuk korban di bagian kaki sambil berteriak: “Aku membunuhmu, hari ini akan ada pembunuhan,” sambil terus mengayunkan pisau secara mengancam.

Korban melarikan diri ke ruang cuci untuk melindungi diri, namun tersangka terus mengancam dan berkata: “Aku akan membunuhmu, dan anak-anak akan melihatnya saat mereka besar nanti.” Ketika korban mencoba keluar dari apartemen, tersangka mengambil dua pisau dapur – satu di masing-masing tangan – dan kembali menusuk korban beberapa kali hingga akhirnya korban berhasil melarikan diri.

Tersangka kemudian ditangkap oleh polisi dan dibawa untuk diperiksa. Saat berada di kantor polisi, ia mengamuk, meludahi petugas, mengancam seorang polisi wanita, dan kemudian menggigit polisi wanita lainnya hingga memerlukan perawatan medis.

Pada akhir penyelidikan, hari ini diajukan dakwaan berat terhadap tersangka oleh Unit Penuntutan Kepolisian Distrik Baitulmaqdis, disertai permohonan penahanan hingga akhir proses hukum, atas tuduhan melukai pasangan dalam keadaan memberatkan saat bersenjata, ancaman, dan penyerangan terhadap petugas polisi saat menjalankan tugas.

Pihak Kepolisian Distrik Baitulmaqdis menyatakan: “Kepolisian Israel memandang sangat serius kasus-kasus kekerasan berat, khususnya kekerasan dalam rumah tangga. Kami akan terus bertindak tegas, dengan toleransi nol dan penegakan hukum penuh, demi menjaga keamanan publik.”