Baitulmaqdis buka pusat inovasi terbesar untuk pendidikan

Prisma di Kiryat Yovel hadirkan AI, teknologi canggih dan pembelajaran kreatif bagi pelajar Jerusalem
Pelajar di Prisma innovation center di Baitulmaqdis sedang menggunakan teknologi canggih, bersama upacara pembukaan yang dipimpin Wali Kota Moshe Lion dan pejabat kota
Pelajar di Prisma innovation center baru di Baitulmaqdis, serta dalam upacara pembukaan di mana Wali Kota Moshe Lion dan perwakilan kota memotong pita merah Photo: Arnon Bossani

Baitulmaqdis mengambil langkah besar menuju masa depan pendidikan. Kota ini meresmikan Prisma Innovation Center, yang kini dianggap sebagai pusat inovasi terbesar dan paling modern di ibu kota. Berlokasi di jantung Kiryat Yovel, pusat ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar baru – berbasis penelitian mandiri, kerja tim, dan pemikiran kreatif dengan dukungan teknologi canggih termasuk AI. Dengan pembukaan ini, Baitulmaqdis menempatkan dirinya di garis depan pendidikan inovatif

Pusat inovasi Jerusalem yang mengubah cara belajar

Dengan luas 1.600 meter persegi, fasilitas ini bergabung dengan empat pusat inovasi lain yang sudah beroperasi di kota. Setiap pagi, siswa dari 40 sekolah akan datang untuk mengalami pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara kreatif. Dengan cara ini, Jerusalem menetapkan standar baru dalam pendidikan modern

Kiryat Yovel sebagai model pembelajaran inovatif

Pemilihan Kiryat Yovel bukan kebetulan. Pemerintah kota melihat kawasan ini sebagai pusat penting untuk pembaruan perkotaan sekaligus kemajuan pendidikan. Selain kelas pagi, Prisma juga akan digunakan pada sore dan malam sebagai ruang pemuda – menyelenggarakan acara budaya, program kewirausahaan, produksi musik dan kreasi digital. Dengan demikian, Prisma menjadi ruang pendidikan sekaligus pusat komunitas

AI dan teknologi canggih bagi siswa

Di dalam Prisma, perhatian khusus diberikan pada produksi digital, komunikasi visual, teknologi musik, dan pembelajaran berbasis AI. Tim beragam yang terdiri dari pendidik berpengalaman, seniman, desainer, ilmuwan, dan wirausahawan akan membimbing siswa mengembangkan keterampilan penting seperti berpikir kritis, penelitian mandiri, dan kerja sama. Langkah demi langkah, generasi muda dipersiapkan menghadapi tantangan dunia yang terus berubah

(Baitulmaqdis buka Sekolah Shalva untuk anak autistik)

Dorongan baru bagi sistem pendidikan Jerusalem

Pimpinan kota menekankan arti penting pusat ini. Dalam upacara pembukaan, Wali Kota Moshe Lion mengatakan bahwa pembukaan Prisma adalah “inisiatif kota berskala luas yang bertujuan memberi siswa keunggulan nyata sekarang dan di masa depan.” Wakil Wali Kota Hagit Moshe menambahkan bahwa “ini adalah ruang yang menempatkan guru di pusat inovasi, memberi mereka alat modern untuk membimbing generasi muda menuju pemikiran kreatif dan kerja sama.” Pernyataan mereka menegaskan bahwa proyek ini lebih dari sekadar pendidikan – melainkan langkah strategis untuk masa depan Jerusalem