Baitulmaqdis: Kota Lama vs. Kota Baru

Kontras dan Tips untuk Pengunjung Baitulmaqdis
Patung singa di latar belakang tembok Kota Lama Baitulmaqdis: perbedaan antara Baitulmaqdis Lama dan Baru.
Simbol Baitulmaqdis: Patung Singa dengan latar belakang Tembok Kota Lama, menggambarkan perpaduan Baitulmaqdis yang bersejarah dan modern. (Photo: Jerusalem Online News - Yuli Kraus)

Pernahkah Anda mengunjungi tempat di mana setiap langkah membawa Anda dari ribuan tahun sejarah menuju ritme kehidupan modern? Baitulmaqdis, ibu kota Israel, adalah tempat yang persis seperti itu. Situs kami membawakan Anda panduan lengkap untuk membantu Anda memahami kontras yang menarik antara tembok kuno dan pusat Kota Baru. Memahami perbedaan-perbedaan ini adalah kunci untuk pengalaman yang sempurna yang akan memungkinkan Anda memanfaatkan setiap bagian kota ini secara maksimal.

Kota Lama Baitulmaqdis: Sebuah Perjalanan Kembali ke Masa Lalu

Kota Lama Baitulmaqdis adalah Situs Warisan Dunia dan area suci bagi tiga agama monoteistik. Dikelilingi oleh tembok bersejarah dan tetap menjadi jantung berdetak serta jangkar spiritual seluruh kota. Ini adalah pengalaman yang luhur, tetapi memerlukan persiapan khusus.

Apa saja situs utama yang patut dilihat di Kota Lama?

Kota Lama terbagi menjadi empat kawasan: Kawasan Yahudi, Kawasan Kristen, Kawasan Armenia, dan Kawasan Muslim. Di setiap kawasan, Anda akan menemukan situs-situs ikonik:

  • Kawasan Yahudi: Tembok Ratapan (Tembok Barat), sisa-sisa tembok Baitulmaqdis dari periode Bait Suci Kedua, dan Cardo Romawi yang telah dipugar.

  • Kawasan Kristen: Gereja Makam Kudus (Church of the Holy Sepulchre).

  • Kawasan Muslim: Bukit Bait Suci (Al-Aqsa / Kubah Batu) dan pasar yang penuh warna.

  • Kawasan Armenia: Katedral St. James yang terkenal dan institusi keagamaan kuno.

Bagaimana seharusnya cara berpakaian sebelum mengunjungi situs keagamaan di Baitulmaqdis?

Sangat penting untuk menjaga aturan berpakaian yang sopan di situs keagamaan, terutama di Tembok Ratapan dan Bukit Bait Suci/Al-Aqsa, serta di gereja-gereja. Persyaratannya adalah menutupi bahu dan lutut. Bagi pria, disarankan untuk menutupi kepala (kopiah/kippah, topi). Kegagalan untuk mematuhi aturan berpakaian dapat mencegah masuk ke situs tertentu.

Kota Baru Baitulmaqdis: Ritme Modern, Budaya, dan Belanja

“Kota Baru” mengacu pada semua area yang dibangun di luar tembok Kota Lama sejak akhir abad ke-19 hingga hari ini. Ini adalah area yang hidup, kosmopolitan, dan modern yang menawarkan berbagai pengalaman yang sama sekali berbeda.

Di mana tempat terbaik untuk menemukan pasar dan pusat perbelanjaan di Kota Baru?

Area yang paling terkenal adalah Pasar Mahane Yehuda – pasar makanan yang penuh warna dan hidup yang berubah menjadi pusat hiburan di malam hari. Untuk belanja modern, disarankan mengunjungi Mamilla Avenue (jalan setapak mewah yang menghubungkan Kota Baru ke Kota Lama) atau Malha Mall (untuk merek internasional).

Apa cara termudah untuk berkeliling Kota Baru Baitulmaqdis dengan transportasi umum?

Cara terbaik untuk berkeliling Kota Baru adalah dengan Kereta Ringan (Light Rail), yang melintasi kota memanjang dan mencapai sebagian besar titik wisata utama. Selain itu, ada jaringan bus yang luas. Disarankan untuk membeli kartu “Rav Kav” yang dimuat ulang. Perlu diperhatikan bahwa pada hari Sabat dan hari libur, transportasi umum dihentikan, tetapi taksi tersedia.

Tabel Perbandingan: Baitulmaqdis Lama vs. Baitulmaqdis Baru

 

Fitur Kota Lama Kota Baru
Karakter Umum Bersejarah, Religius, Spiritual Modern, Sekuler, Budaya
Cara Akses Akses berjalan kaki atau bus hingga tembok Kereta Ringan, bus, kendaraan pribadi
Aturan Berpakaian Sopan dan wajib di situs suci Kasual dan modern
Daya Tarik Utama Situs Suci (Tembok Ratapan, Gereja Makam Kudus) Pasar (Mahane Yehuda), Museum (Museum Israel)