Dari Al-Aqsa ke Rumah Sakit di Yerusalem

Nafisa Khweis ditangkap dekat Baitulmaqdis — lalu terluka parah dalam kecelakaan kendaraan listrik di Yerusalem
Nafisa Khweis hospitalized after electric cart accident in East Jerusalem id
Nafisa Khweis dirawat di rumah sakit Yerusalem setelah kecelakaan — dan sebelumnya terlihat mengemudi di dekat Baitulmaqdis

Nafisa Khweis (Jit), salah satu wanita Palestina tertua dalam kelompok Murabitat, yang selama bertahun-tahun menghadang pengunjung Yahudi di kompleks Baitulmaqdis, melanggar perintah larangan masuk pada Sabtu, 26 Juli 2025 dan ditangkap selama satu hari. Beberapa jam setelah dibebaskan, ia mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai kendaraan listriknya (tuk-tuk/rickshaw), terluka parah di sekujur tubuhnya dan dirawat di Rumah Sakit Shaare Zedek

Simbol Perlawanan di Sekitar Al-Aqsa

Nafisa Khweis (نفيسة خويص) adalah aktivis Palestina yang dikenal karena keterlibatannya dalam “membela” Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Ia tinggal di lingkungan At-Tur, Yerusalem Timur, dan menjadi sosok yang dihormati di kalangan Palestina karena kegiatannya dalam kelompok Murabitat – sekelompok perempuan yang bertujuan menjaga kehadiran Muslim di kompleks Baitulmaqdis
Di mata rakyat Palestina, ia adalah simbol perlawanan terhadap “pendudukan” Israel dan upaya mengubah status quo di area suci tersebut

Konfrontasi dengan Polisi Secara Berulang

Khweis dikenal karena aksinya yang keras dan vokal di Baitulmaqdis, sering kali melakukan protes terhadap kunjungan Yahudi dengan membaca Al-Qur’an keras-keras di jalur pengunjung
Aksinya ini dianggap mengganggu ketertiban umum, membuatnya menjadi target penangkapan dan larangan masuk secara berulang oleh Polisi Yerusalem. Hampir semua polisi yang bertugas di kompleks itu mengenalnya

Dalam beberapa waktu terakhir, ia hampir selalu dilarang masuk, melalui surat perintah resmi dari kepala polisi distrik Yerusalem. Meski begitu, ia kerap terlihat di gang-gang sekitar gerbang masuk ke Baitulmaqdis bersama dua rekan dari Murabitun – versi laki-laki dari kelompok Murabitat – untuk tetap mengganggu pengunjung Yahudi dan petugas keamanan

Penangkapan dan Kecelakaan Mendadak

Pada Sabtu, 26 Juli 2025, Khweis melanggar perintah larangan dan memasuki area Masjid Al-Aqsa. Setelah keluar melalui Gerbang Rantai, ia langsung ditangkap. Ia dibawa ke kantor polisi Kishle, lalu ke pusat penahanan di kompleks Rusia, di mana ia ditahan selama sekitar satu hari. Ia mengaku mengalami kondisi penahanan yang berat
Pada Minggu, 27 Juli 2025, ia dibawa ke hadapan hakim Hovi Toker, dan dengan persetujuan kedua pihak, ia dibebaskan dengan syarat larangan memasuki Kota Tua hingga 21 Agustus 2025, serta jaminan pribadi dan dari pihak ketiga

(Sinagoga di Baitulmaqdis bersiap untuk Tisha B’Av)

Karena kondisi kesehatannya, Khweis biasanya menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas. Beberapa jam setelah dibebaskan, ia mengalami tabrakan dengan mobil saat mengemudi di dekat rumahnya di At-Tur, Yerusalem Timur. Ia mengalami luka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Shaare Zedek
Mungkin untuk sementara, para pengunjung Yahudi dan polisi mendapat jeda dari konfrontasinya