Seorang remaja berusia 15 tahun jatuh dari lantai tinggi sebuah bangunan di Beit Shemesh pada hari Jumat. Ia segera mendapat pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit di Baitulmaqdis untuk perawatan lanjutan. Menurut petugas medis, ia mengalami cedera serius pada beberapa bagian tubuh.
Pihak kepolisian menyampaikan: “Penyelidikan mengenai keadaan insiden telah dimulai.” Petugas mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti untuk memahami bagaimana jatuhnya remaja tersebut terjadi.
Relawan dan paramedis dari tim pertolongan darurat tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima. Dua relawan, David Shainer dan Shlomo Herman, mengatakan:
“Saat kami tiba, kami menemukan remaja itu tergeletak di tanah, tidak sadarkan diri, setelah jatuh dari sekitar empat lantai. Ia mengalami cedera serius pada beberapa sistem tubuh. Kami memberikan bantuan awal bersama tenaga medis lainnya, termasuk bantuan pernapasan, penstabilan, dan pembalutan luka. Setelah itu, ia dibawa dengan ambulans perawatan intensif ke rumah sakit di Baitulmaqdis.”
Risiko jatuh dari ketinggian di gedung hunian
Di kota-kota dengan bangunan bertingkat seperti Baitulmaqdis dan Beit Shemesh, kasus jatuh dari jendela atau balkon bukan hal yang jarang terjadi, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Para ahli keselamatan menyarankan pemasangan pengaman jendela, pagar pelindung, atau jaring keselamatan, serta menghindari penempatan furnitur yang dapat diinjak dekat jendela. Edukasi kepada keluarga juga dianggap penting agar risiko dapat diminimalkan.


