Grafiti bernada kebencian disemprotkan pada dinding luar Church of the Visitation di lingkungan Ein Kerem, Yerusalem, pada malam antara Rabu dan Kamis oleh pelaku yang belum diketahui. Di salah satu dinding tertulis kalimat “Daud, Raja Israel, hidup dan tetap ada.” Di dekat gerbang masuk gereja, tertulis kata “Balas Dendam,” sementara pada sebuah mobil yang terparkir di dekat lokasi tertulis “Mesias (Yahudi) ada di sini.”
Polisi Distrik Yerusalem membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Dalam pernyataan dari Polisi Distrik Yerusalem, yang memulai penyelidikan, disebutkan: “Polisi sedang menyelidiki insiden penyemprotan grafiti di Church of the Visitation di Ein Kerem. Pagi ini, polisi menerima laporan tentang tulisan yang disemprotkan di dinding luar dan pada sebuah kendaraan di dekat kompleks gereja di lingkungan Ein Kerem, Yerusalem. Setelah menerima laporan, petugas Polisi Distrik Yerusalem tiba di lokasi dan mulai melakukan tindakan, termasuk mengumpulkan barang bukti, untuk mengidentifikasi para pelaku.”
Apa Itu Church of the Visitation dan Mengapa Penting di Yerusalem?
Church of the Visitation adalah sebuah gereja Katolik yang terletak di lingkungan Ein Kerem, Yerusalem. Gereja ini memperingati kunjungan Maria, ibu Yesus, kepada sepupunya Elisabet, ibu Yohanes Pembaptis. Gereja ini dibangun di lokasi yang, menurut tradisi Kristen, menjadi tempat terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam Perjanjian Baru, dalam Injil Lukas. “Visitation” merujuk pada pertemuan antara Maria, yang sedang mengandung Yesus, dan Elisabet, yang sedang mengandung Yohanes Pembaptis. Menurut Kitab Suci Kristen, ketika Maria tiba, Elisabet dipenuhi Roh Kudus dan bayi dalam kandungannya melonjak kegirangan. Peristiwa ini merupakan bagian penting dalam tradisi Kristen yang menekankan hubungan antara Yesus dan Yohanes.
Gereja yang ada saat ini dirancang oleh arsitek Italia Antonio Barluzzi dan dibangun antara tahun 1939 hingga 1955 di atas reruntuhan gereja-gereja sebelumnya dari periode Bizantium dan Perang Salib. Gereja ini berada di bawah Ordo Fransiskan, sebuah ordo Katolik utama yang mengelola banyak situs suci di Tanah Suci. Kompleks ini mencakup gereja atas dan bawah, dengan fresco, mosaik, dan teks-teks teologis dalam berbagai bahasa di dindingnya. Bangunannya memadukan elemen arsitektur tradisional dan menawarkan pemandangan indah perbukitan di sekitarnya.


