Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Abu Ghosh, dekat Baitulmaqdis: video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pemuda buang air kecil di dinding masjid, sementara terdengar tawa dan sorakan dari orang-orang di sekitarnya. Tindakan itu memicu kemarahan besar warga dan mendorong Polisi Distrik Yerusalem bertindak cepa
Penangkapan di Abu Ghosh setelah video masjid
Setelah laporan diterima, polisi memulai penyelidikan intensif dan upaya intelijen untuk mengidentifikasi tersangka. Pada Kamis pagi, tak lama setelah identitasnya diketahui, pemuda berusia 20 tahun dari desa terdekat ditangkap oleh petugas patroli dari pos Harel di subdistrik Zion. Ia dibawa untuk diinterogasi atas tuduhan penghinaan agama dan perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum, dan polisi mengumumkan bahwa ia akan segera dibawa ke pengadilan
Jerusalem District Police detained a young man for investigation after he recorded himself offending religious sentiments in the Abu Ghosh community near Jerusalem pic.twitter.com/R3hcBnEakM
— jerusalem online (@Jlmonline) August 28, 2025
“Tindakan memalukan dan tercela”
Dalam pernyataan polisi disebutkan: “Ini adalah tindakan memalukan dan tercela yang pantas mendapat segala bentuk kecaman. Tidak akan ada kesabaran atau toleransi terhadap siapa pun yang melakukan tindakan kebencian terhadap orang lain. Kami akan bertindak terhadap setiap insiden kekerasan terhadap institusi keagamaan, tokoh agama, maupun secara umum. Kasus-kasus seperti ini akan mendapatkan perhatian penuh, dan setiap pelanggar harus tahu bahwa tangan panjang polisi akan mencapai setiap tersangka di mana pun ia berada
(Paduan Suara Lewi di Baitulmaqdis Picu Kemarahan Palestina)


