Kenaikan harga ganja pasar gelap Baitulmaqdis? Ladang disita

Tiga tersangka ditangkap dan 800 tanaman disita dekat Bror Hayil – guncang pasar ganja ilegal Baitulmaqdis

Di Baitulmaqdis, pasar gelap ganja tetap menjadi ekonomi bawah tanah yang hidup, di mana setiap gangguan pasokan langsung terasa pada kenaikan harga. Bagi mereka yang tidak memiliki lisensi medis, ketergantungan pada jaringan ilegal ini tidak terhindarkan, sementara keseimbangan rapuh antara pasokan dan permintaan selalu terancam. Penggerebekan besar di selatan, dekat Bror Hayil, kembali memicu pertanyaan tentang konsumsi, harga, dan wacana legalisasi – dengan dampak yang menjangkau jalan-jalan Baitulmaqdis.

Harga ganja di Baitulmaqdis

Pencarian seperti “harga ganja Baitulmaqdis” dan “pasar gelap ganja Israel” menunjukkan tingkat kekhawatiran publik. Setiap gangguan pasokan langsung menaikkan harga, sering kali dengan kualitas yang menurun. Bagi mahasiswa dan kaum muda di kota, ini berarti beban nyata, dan ada kekhawatiran bahwa penggerebekan terbaru akan memicu lonjakan harga baru.

Legalisasi ganja di Israel

Debat tentang legalisasi ganja muncul kembali setiap kali ada penggerebekan besar. Para pendukung berpendapat legalisasi akan melemahkan pasar gelap, menurunkan harga, dan menjamin kualitas serta regulasi. Namun, para pengkritik menekankan kompleksitas membangun kerangka kesehatan, pendidikan, dan regulasi yang mampu mengelola konsumsi massal. Di Baitulmaqdis, di mana permintaan tetap tinggi meski ilegal, perdebatan ini menjadi semakin mendesak.

Penggerebekan ladang ganja di selatan

Kasus terbaru menggambarkan skala masalah. Polisi Perbatasan dan stasiun Sderot, berdasarkan intelijen, menemukan ladang berisi sekitar 800 tanaman ganja siap panen dekat Bror Hayil. Tiga tersangka dari komunitas Badui ditangkap di lokasi setelah terdeteksi drone. Kendaraan dan peralatan mereka juga disita.

(Kue ganja – tiga anak dirawat di rumah sakit Baitulmaqdis)

Polisi melawan ganja ilegal

Pihak kepolisian menekankan bahwa penggerebekan ini adalah bagian dari upaya nasional yang lebih luas untuk membongkar ladang ganja ilegal dan memperkuat pemerintahan di selatan. Namun efek ekonominya tidak berhenti di Negev – dampaknya langsung dirasakan di Baitulmaqdis, di mana setiap kekurangan pasokan memperburuk ketidakstabilan pasar gelap.