Kepala Komunikasi Kota Baitulmaqdis Mengakhiri Masa Tugas

Dr Israel Tal Saranga menutup tujuh tahun memimpin komunikasi Kota Baitulmaqdis dan memasuki masa jeda untuk langkah berikutnya
Potret Dr Israel Tal Saranga dalam sesi foto studio sebagai kepala komunikasi Baitulmaqdis yang mengakhiri masa tugas
Dr Israel Tal Saranga mengakhiri tujuh tahun masa tugasnya sebagai kepala komunikasi Kota Baitulmaqdis (Photo: Sharon Gabay)

Dr Israel Tal Saranga, sosok yang membentuk arah komunikasi publik Kota Baitulmaqdis dalam beberapa tahun terakhir, menyampaikan bahwa ia akan mengakhiri masa tugasnya dalam beberapa pekan mendatang setelah tujuh tahun menjabat. Selama masa itu ia membangun model komunikasi terpadu, memimpin penyampaian informasi proyek strategis, dan memperkuat hubungan kota dengan seluruh lapisan masyarakat.

Bagaimana Saranga membentuk strategi komunikasi kota?

Saranga mengoordinasikan komunikasi dengan semua kelompok masyarakat, termasuk publik umum, komunitas haredi, masyarakat Arab, serta media internasional. Ia memimpin kampanye informasi untuk proyek infrastruktur besar seperti perluasan jalur kereta ringan, pintu masuk baru kota, fasilitas park and ride, serta pengembangan kawasan Gateway Baitulmaqdis. Ia juga memperkuat aktivitas digital kota, mengelola kampanye kebersihan, pembaruan kota, dan peningkatan ruang publik, serta menjadi pusat komunikasi selama pandemi dan peristiwa keamanan belakangan ini. Sebelumnya ia menjabat sebagai juru bicara Angkatan Udara dan kepala komunikasi di Kereta Api Israel, serta mengajar komunikasi di Universitas Ariel.

Bagaimana tanggapan pemerintah kota, dan apa kata Saranga?

Wali Kota Baitulmaqdis, Moshe Lion, menyampaikan bahwa ia menghormati keputusan Saranga untuk mengakhiri masa tugas. Ia mengatakan bahwa “pekerjaan yang ia pimpin selama bertahun-tahun membawa dampak besar. Inisiatifnya meningkatkan kemampuan kota untuk berkomunikasi dengan warga dan mengelola proses kompleks. Pengaruhnya akan terus terasa lama.”
Menurut Dr Israel Tal Saranga, setelah masa panjang kerja intensif, tiba saatnya berhenti sejenak dan menimbang langkah berikutnya. Ia mengatakan bahwa “ini adalah tahun-tahun penuh tanggung jawab dan karya di kota yang tidak ada duanya. Saya belajar banyak dan berupaya memberi yang terbaik bagi Baitulmaqdis. Kini saya memasuki masa jeda dan memikirkan tahap berikutnya.”

Pemerintah kota akan menerbitkan proses resmi untuk memilih pengganti dan memastikan transisi yang tertata.