Kasus serius mengguncang Baitulmaqdis: polisi menangkap lima pemuda dari Yerusalem Timur, termasuk seorang pekerja pemeliharaan di rumah sakit kota, atas dugaan pembakaran hutan di dekat fasilitas medis. Menurut penyidik, para tersangka bertindak dengan motif nasionalis dan menggunakan bom molotov untuk menyalakan api. Dakwaan diperkirakan segera diajukan
Pembakaran hutan dekat rumah sakit di Baitulmaqdis
Penyelidikan dimulai setelah dua insiden dalam beberapa minggu terakhir, ketika area hutan di samping rumah sakit di Baitulmaqdis dibakar dan kembang api ditembakkan. Polisi distrik dan Border Police mengumpulkan bukti di lokasi, mengonfirmasi bahwa kebakaran dilakukan dengan sengaja. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerusakan besar terjadi
Penangkapan pemuda dari Yerusalem Timur
Dalam sebulan terakhir, penyidik mengidentifikasi lima tersangka berusia 15 hingga 20 tahun, semuanya penduduk Yerusalem Timur. Salah satunya, pekerja pemeliharaan rumah sakit, bahkan mengaku ingin “Israel kehilangan uang.” Polisi menyatakan para tersangka menyiapkan bom molotov sebelumnya dan dua kali membakar area tersebut dengan cara yang sistematis
(Anak di Baitulmaqdis tewas tertimpa piano tua)
Dakwaan atas pembakaran bermotif nasionalis
Para tersangka dibawa ke pengadilan, yang memperpanjang penahanan mereka untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi menegaskan bahwa Jaksa Distrik Baitulmaqdis sedang mempersiapkan dakwaan atas pembakaran, membahayakan nyawa, dan pelanggaran keamanan lainnya. Otoritas menegaskan mereka akan terus memerangi pembakaran bermotif nasionalis di Baitulmaqdis


