Penipuan Autisme di Baitulmaqdis – Terungkap

Seorang wanita ditangkap di Baitulmaqdis karena dugaan penipuan tunjangan “anak cacat.”

Penyelidikan bersama antara Polisi Baitulmaqdis dan Institut Asuransi Nasional mengungkap jaringan terorganisir yang diduga mencuri jutaan shekel melalui klaim palsu untuk tunjangan anak penyandang autisme. Kasus ini mengguncang kepercayaan publik terhadap lembaga negara di Baitulmaqdis dan di seluruh Israel.

Tunjangan Disabilitas Disalahgunakan

Menurut penyelidik, tersangka utama menjalankan perusahaan swasta yang menawarkan “bantuan” kepada keluarga dalam mengajukan tunjangan disabilitas, meskipun tahu anak-anak mereka tidak memenuhi syarat. Ia diduga memalsukan dokumen medis, tanda tangan profesional, dan menggunakan data pribadi orang tua untuk mengajukan klaim palsu melalui sistem asuransi nasional.

Beberapa orang tua diketahui bekerja sama dan menerima uang publik secara tidak sah. Untuk setiap kasus, tersangka menagih puluhan ribu shekel.

Penangkapan dan Barang Bukti

Kemarin pagi, tersangka utama dan beberapa orang tua lainnya ditangkap setelah penyelidikan panjang. Polisi menemukan uang tunai, dokumen palsu, komputer, dan bukti lain yang relevan. Para tersangka diperiksa atas tuduhan penipuan berat, pemalsuan, dan penggunaan dokumen palsu.

Kepercayaan Publik Terguncang

Polisi dan Institut Asuransi Nasional menyebut kasus ini sebagai pelanggaran serius terhadap kepercayaan publik dan uang negara. Dalam pernyataan bersama disebutkan: “Kami akan menindak semua yang terlibat hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.”

Institut Asuransi Nasional menyatakan akan menagih kembali dana yang dicuri dan terus bekerja sama dengan Polisi Baitulmaqdis untuk mengungkap tersangka lainnya.