Perayaan Baitulmaqdis – Ulang Tahun ke-100

Profesor Emeritus Meir Levenberg merayakan ulang tahunnya yang ke-100 di Baitulmaqdis dalam sebuah perayaan emosional, Tonton
Profesor Emeritus Meir Levenberg merayakan ulang tahunnya yang ke-100 di Baitulmaqdis di Yerusalem bersama keluarganya
Profesor Emeritus Meir Levenberg merayakan ulang tahunnya yang ke-100 di Baitulmaqdis di Yerusalem bersama keluarganya dan para pengunjung lain (Screenshot: Social Networks)

Pada hari Senin minggu ini, sebuah momen emosional dan bersejarah terjadi di Baitulmaqdis di Yerusalem, sebuah pemandangan yang disebut tidak terlihat lagi selama hampir dua ribu tahun sejak kehancuran Bait Suci Kedua. Profesor Emeritus Meir Levenberg naik ke lokasi tersebut untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-100 di tempat yang membentuk begitu banyak sejarah bangsa Yahudi.

Ia ditemani keluarga besarnya – putri, cucu, dan cicit – dan para pengunjung lain ikut bergabung dalam tarian penuh sukacita dengan kata-kata Semoga Tuhan memberkatimu dari Sion dan semoga engkau melihat kebaikan Yerusalem, sebuah tarian yang mengekspresikan rasa syukur dan harapan.

Menurut sebuah video yang dipublikasikan di X oleh sebuah organisasi yang mendukung akses ke Baitulmaqdis, Profesor Levenberg juga melaksanakan ritual sujud ibadah di tempat itu. Satu-satunya harapannya pada hari ulang tahunnya sederhana namun mendalam – agar ia hidup untuk melihat pembangunan kembali Bait Suci dan kembalinya altar ke tempatnya.

 

Apa yang membentuk perjalanan akademik internasional Profesor Emeritus Levenberg?

Profesor Levenberg adalah tokoh terkemuka di Fakultas Pekerjaan Sosial Universitas Bar Ilan dan meninggalkan jejak penting dalam penelitian akademik. Ia memulai studinya pada akhir tahun 1940an di Harvard dan Columbia. Sebelum bergabung dengan Universitas Bar Ilan, ia mengajar dan meneliti di berbagai universitas di Amerika Serikat dan Israel, termasuk Universitas Saint Louis dan Universitas Tel Aviv. Pada tahun 1973, ia bergabung dengan staf pengajar Bar Ilan dan menjabat sebagai profesor penuh hingga tahun 1993.

Selama puluhan tahun aktivitas akademisnya, ia berfokus pada berbagai topik dalam pekerjaan sosial dan menjadi peneliti yang produktif serta dihormati. Kontribusinya mencakup membimbing generasi pekerja sosial dan peneliti. Penelitiannya membahas dilema etika yang dihadapi pekerja sosial dan mengusulkan kerangka kerja untuk pengambilan keputusan etis dalam situasi yang kompleks.

Bahkan setelah pensiun, Profesor Levenberg tetap aktif menulis artikel analitis dan historis, sering kali berkaitan dengan Tanah Israel dan sejarah bangsa Yahudi. Salah satu karyanya yang penting adalah studi mendalam mengenai kondisi dan pengabaian Baitulmaqdis pada masa Kesultanan Utsmani.