Di Abu Tor, sebuah lingkungan di Yerusalem Timur tempat layanan publik seharusnya menjadi jembatan antara negara dan masyarakat, sebuah insiden kekerasan mengguncang ketenangan. Seorang pria menyerbu kantor komunitas, mencekik kepala kantor, dan mengancamnya dengan pisau. Serangan itu terekam oleh kamera pengawas dan berujung pada dakwaan pidana – namun ketakutan tetap menyelimuti pegawai negeri di seluruh kota
Dari Perselisihan ke Ancaman Pisau
Menurut hasil penyelidikan, kejadian berawal dari pertengkaran antara seorang pegawai perempuan dan atasannya, yang memintanya meninggalkan ruangan. Ia menolak dan menelepon suaminya, yang segera datang dan menyerang korban secara fisik. Ia mencabut pisau dari sakunya dan mengancam akan “meninggalkan bekas
Video Menjadi Bukti, Dakwaan Diajukan
Pelaku melarikan diri namun segera ditangkap oleh polisi dari pos Oz. Ia didakwa menyerang pegawai negeri dengan senjata tajam, kepemilikan senjata ilegal, dan ancaman kekerasan. Polisi mengajukan permintaan untuk menahannya hingga persidangan selesai
Ketika Kantor Menjadi Zona Ketegangan
Serangan ini bukanlah kasus tunggal. Ketegangan yang terus meningkat di Yerusalem Timur menciptakan iklim kerja yang penuh tekanan. Bagi banyak pegawai negeri – baik Yahudi maupun Arab – rasa aman di tempat kerja tidak lagi dijamin


