Propaganda? Dari Nablus ke Baitulmaqdis

Polisi Yerusalem: barang disita untuk toko di Kota Tua Baitulmaqdis

Polisi Distrik Yerusalem bersama pasukan IDF melakukan operasi di kota Nablus setelah informasi intelijen tentang propaganda items yang diduga akan dijual di toko-toko Kota Tua Baitulmaqdis. Rekaman dari lokasi menunjukkan barang-barang yang disita serta jalannya operasi aparat keamanan.

Investigasi Polisi Yerusalem soal propaganda items

Dalam penggerebekan tersebut, puluhan barang disita: foto para militan, kalung dan gantungan dengan wajah militan, casing ponsel dengan simbol teror, dan memorabilia lain yang diduga untuk dijual di toko-toko Kota Tua Baitulmaqdis. Pemilik toko, pria asal Nablus berusia 30-an, ditangkap dan dibawa ke David Subdistrict Yerusalem atas dugaan kepemilikan materi propaganda dan dukungan terhadap organisasi teror.

Polisi Yerusalem menyatakan operasi ini bagian dari upaya intelijen berkelanjutan untuk mencegah penyebaran propaganda ekstremisme yang dapat membahayakan ketertiban publik. Sumber polisi mengatakan: “Kami akan terus bertindak bersama pasukan keamanan lain terhadap siapa pun yang memproduksi, menyebarkan, atau menjual propaganda items, dan membawa mereka ke proses hukum.”