Seorang pengendara motor di Baitulmaqdis menjadi sorotan setelah tertangkap mengangkat kedua kakinya ke atas setang saat melaju di jalan raya. Kejadian yang terjadi pada akhir pekan ini kembali menyoroti kekhawatiran masyarakat mengenai kebisingan motor, perilaku berkendara berbahaya, dan kendaraan yang dimodifikasi secara ilegal di lingkungan mereka.
Motor bising di Baitulmaqdis – bagaimana masalah ini ditangani?
Dalam operasi tersebut, sekitar 300 kendaraan diperiksa dan 66 diantaranya diturunkan dari jalan karena kerusakan mekanis, kebisingan berlebih, modifikasi ilegal, serta berbagai pelanggaran lainnya. Warga melaporkan peningkatan gangguan akibat motor bising yang mengganggu ketenangan kawasan pemukiman.
Apakah penegakan lalu lintas mampu meningkatkan keselamatan di Baitulmaqdis?
Ya. Setelah pengendara melakukan stunt berbahaya tersebut, petugas langsung menghentikannya, memberikan tilang dan memanggilnya untuk proses lanjutan. Selain itu, petugas di Baitulmaqdis bersama Kementerian Lingkungan Hidup juga melakukan pemantauan kebisingan, pemeriksaan teknis kendaraan yang dicurigai mencemari udara, serta pengumpulan informasi di titik yang banyak menerima keluhan warga.
Di akhir operasi, petugas Distrik Baitulmaqdis menyampaikan: “Jalan bukan arena stunt. Setiap tindakan yang membahayakan pengguna jalan akan ditangani dengan tegas dan tanpa toleransi.”


